aku mau cerita nih sob,
saat aku mendapatkan kegiatan kampus yaitu INISIASI ANTROPOLOGI .
mendapatkan lokasi di sebuah desa kapopo, ngatabaru kab. sigi.
lokasi yang masih kental dengan local wisdomnya. rumah mereka terbuat dari papan dan lebih banyak rumah panggung dengan luas sekitar 3x4 m per rumah.
sangat terpencil, berada 20  menit dari kota palu yang merupakan ibukota provinsi sulawesi tengah. bukan hanya itu, lokasinya yang berada di lembah-lembah puncak. berhubung lokasi ini sangat terpencil.
pengetahuan masyarakat setempat terbatas atas pengalaman mereka yang diajarkan oleh orang tua mereka.
jika warga kota terkenal akan kecerdasan akademik. namun warga mereka terkenal akan keterampilan yang luar biasa. masih terbiasa dengan budaya nenek moyang yang menurut orang kota itu mustahil. namun mereka busa membuktikan dengan berdasarkan pengetahuan mereka.
bahkan untuk menanam sebuah tanaman pertanian mereka, masih banyak terdapat ritual didlamanya. misalnya, harus menurut waktu, ketika menanam misalnya lombok. mereka akan memeasukan lombok kedalam mereka sembari menanam dan tanah haasil galian bibit itu tidak di perkenankan didorong keluar akan tetapi harus di masukan kedalam. menurut peemahaman, mereka sudah terbiasa dan terbukti dengan hasil panen yang selalu melimpah.
namun, dikarenakan tanah mereka yang tidak subur, tiap 2 tahun sekali mereka harus berpindah tanam, atau dikenal metode tanam berpindah. menurut mereka, tanah mereka sudah tak direstui dan diberkahi. 
apapun yang mereka lakukan, itulah pengetahuan mereka. jangan menilai ataupun memandang lemah mereka, sebab mereka memiliki kelebihan daripada kalian. serta mereka memiliki kekurangan dari kalian. 
rumah mereka sangatlah kecil, rumah yang hanya memiliki 3x4 sampai 5x7 meter biasanya hidup 3-7 anggota keluarga. jangan mengunjungi ketika mereka sedang makan. pastilah anda akan ditolak dengan mentah-mentah. jangan bertamu di siang hari, maka anda akan mendapatkan rumah-rumah yang tertutup. karena biasanya mereka masih berada di kebun. waktu yang tepat ialah ketika sore datang sampai menjelang maghrib. maka anda akan disambut dengan sangat ramah oleh warga serta anak-anak didesa tersebut.
oke, visit this village dengan mempersiapkan diri untuk menerima mereka. dan mencoba memahami mereka.
lokasi: desa kapopo, ngatabaru, kabupaten sigi provinsi sulawesi tengah.
Akses: dapat dilalui dengan mobil dan motor. namun biar bisa merasakan kehidupan mereka     dianjurkan berjalan kaki. 

0 comments: