jangan bosan-bosan untuk mencoba

hai guys,
back to my daily activity blog.
kalian pernah tidak merasa berada dititik ingin berhenti. berhenti dari segala activitas kalian. kalian sudah merasa terbebani dengan tekanan yang bahkan kalian merasa itu lebih dari kalian. serasa kalian udah mau nyerah dan siap melambaikan tangan (horor kapang). terutama, kalian yang lagi pada merantau. kejadian memang banyak yang tak terduiga saat kita merantau. khususnya mahasiswa seperti saya ini. sudah ingin melangkah tapi selalu terkendala karena suatu hal. padahal kita udah berusaha untuk melangkah secara brutal. bahkan kita melangkah dengan baik-baik selalu saja ada yang ngehalangi. yah, namanya juga manusia. ada saja yang ngehalangi, soalnya cuma Allah SWT saja yang bisa nentukan jalan kalian. itulah yang membuat saya kuat hingga bertahan dengan segala tekanan yang merusak psikis para perantau, utamanya saya (wkwkwkwk).

badai permasalahan memang selalu saja muncul di tengah kehidupan anak rantau. akan tetapi semuanya tidak terlepas dari sebuah perilaku kita. semuanya sudah di atur baik-baik. malahan, serasa jalan itu udah smeakin menjerumuskan. lelah memang lelah. sayangnya, itu sudah resiko yang wajib di tanggung sendiri oleh anak rantau di manapun kalian berada. kalau gue udah bosan, udah gak sanggup berpikir. palingan tujuan utama saya adalah ke perpustakaan universitas tadulako di lingkungan kampus. tak bisa disadari memang perpustakaannya tak seindah perpustakaan UI. but, menurut gue dengan literatur yang memuaskan bisa ngalahin ngademnya didalam perpus (soalnya semua sama, ada buku, AC yang beda gedung doang).

kalian mesti pintar-pintar ngatasi masalah kalian ketika jalan kalian udah buntu di jalan. biasanya, kendala itu ada di faktor ekonomi, faktor relationship sama faktor teknis. pikiran udah melang-lang buana dengan segala keinginan tak terduga. sesungguhnya, banyak jalan menuju Roma. Banyak Jalan untuk melangkah. jangan sesekali mengambil jalan yang salah (negatif), but berikut hal-hal yang bisa lu lakuin untuk melindungi diri dari pemberhentian jalan (apaan coba, istilah jaman now).

untuk teman-teman yang kepengen nambah pendapatan bulanan agar orang tua tidak begitu banyak mengirim. istilahnya ngurangi beban orang tua, you can choose like this:

1. scholarship hunter (pengejar beasiswa)
ada istilah bagi para pemburu beasiswa. walaupun beasiswa memang tidak bisa ngejamin kalian diterima apa nggak. but, you can survive untuk nambah kehidupan kalian selama di rantau. tapi, ingat beasiswa hanya cukup untuk membiayai kebutuhan kampus kalian. tapi, setidaknya udah mengurangi beban.

2. work hunter
ada sebagian dari kita yang bekerja part time untuk menambah biaya-biaya kebutuhan. paling banyak itu menjadi pelayan-pelayan di rumah makan atau cafe-cafe di tempat kita merantau. saya juga sebelumnya menjadi pelayan, bekerja pelayan memang sangat asik bagi mahasiswa. bahkan menurut saya, sangat menguntungkan. selain karena gaji pokok yang dibayarkan. cafe juga mengurangi biaya paket data seluler. berhubung cafe dilengkapi dengan fasilitas wifi (nando banget). bahkan, anak-anak yang memilih kerja di kafe selalu mudah bergaul dengan siapa saja. jam kerja saya dulu itu pukul 16.30 sampai pukul 23.30. bagaimana ada yang tertarik?

3. berbisnis
dijaman milenial saat ini, dimana semua orang tergantung kepada handphone dan sudah malas beraktivitas. saya juga merupakan penggila jajanan online, bahkan makanan saja selalu membeli via online. selain karena mudah, ini juga mengurangi waktu saya yang padat selama kuliah. sehingga tidak heran banyak orang yang memilih menjadi pebisnis online (seperti saya lagi). modal dari sebuah kebiasaan malas yang selalu menyelimuti diri saya. saya terinspirasi untuk mulai melapak online secara kecil-kecilan. walau tak setiap hari dapat orderan, setidaknya ada aja penghasilan yang muncul.
selain nmengambil langkah online, kalian bisa memilih dengan jualan langsung. jangan takut untuk merasa malu. karena semua orang sukses tidak ada yang pernah malu ketika dia melakukan apa yang ingin ia capai. so, jangan sungkan untuk mecoba  ngelakuin apa saja. insyaallah, semoga saja jualan langsung saya bisa berjalan dengan baik. saya berencana untuk menjual takoyaki (give me opportunity).

selain itu, banyak juga yang terkendala dalam berteman. bosan dengan pertemanan yang membuat kalian tidak nyaman. ingat, tidak semua orang yang dekat dengan anda malahan bakalan menjadi orang baik untuk kalian. tapi kalau kalian dapat jackpot perihal dapat teman yang peduli banget sama lu. "sahabat itu, bakalan lebih baik dari dirimu" Andre Taulani. itulah yang lu dapat. untuk mendapat teman yang baik banget maka lu mesti ikuti jalan  berikut:


1. join organisasi sosial
saya tergabung dalam sebuah organisasi sosial  yang bergerak dibidang pendidikan. mengisi waktu-waktu hari libur. bertemu dengan orang-orang yang memiliki mimpi dan tujuan yang sama. kita sama-sama peduli dengan anak-anak pinggiran kota untuk membaca. melalui langkah ini, banyak teman-teman yang menjadi deket. bahkan bisa ngisi kesunyian kalian ngalahin pacar-pacar cuyy, ahahaha.
so, ketika kalian nge join dengan organisasi-organisasi, kalian bakalan mendapatkan teman yang bukan hanya baik, tetapi bisa juga jadi saudara buat lu. tapi ingat, tidak semua organisasi itu baik. bisa saja kalian mendapatkan musuh kalian melalui organisasi kalian. karena, walaupun namanya tujuan sama, tetapi tidak semua orang memiliki tujuan yang sama (curhat).

2. cobalah care sama teman
buat kalian yang malas dengan kegiatan organisasi. mungkin juga tidak tertarik di dunia organisasi. maka langkah yang mesti lu pilih itu berawal dari diri lu. cobalah untuk care dengan teman yang menurut lu bisa diajak happy-happy.  care saja sama dia, dan jangan mudah memercayai dia. istilahnya, you must care dengan dia tapi tingkatkan sinyal kepercayaan anda. jangan sampai kalian terjerumus kedalam hal yang tidak baik berdua.
lu bisa saja peduli sama dia. lu bisa perhatian sama dia. terkadang, orang yang hidup dengan orang tua itu memiliki seribu satu curhatan mengenai permasalahan dirinya. so, jadilah pundak yang baik untuk teman. dimana ia bisa sandarkan dagunya, dan di raihnya menggunakan tangannya.

for me, itu semua hal yang saya lakukan untuk menjadikan diri saya senang selama di perantauan. dengan itu,  saya selalu mengisi hal-hal apa saya yang selalu ngehalangi jalan gue untuk mencapai target saya. jangan bosan-bosan untuk mencoba. ketika gagal, ingat masih ada teman yang ngejangkau tangan lu. ketika udah berdiri, ada seribu peluang dihadapan kita. jadi jika allah telah ngatur rejeki kita. kita bisa berusaha dengan usaha kita. so, tunggu apa lagi, merantaulahh!
kegiatan sosial yang gue iktuin, untuk peduli baca pada anak

0 comments:

BERTINDAK BAK GURU PART 2: enakan jadi anak pintar atau anak cerdas

setelah bercerita mengenai kehidupan didunia kampus. saya bakalan menceritakan perihal kehidupan anak-anak rantau. berhubung, sebentar lagi udah pada bakalan menghadapi SNMPTN dan SBMPTN. pastinya, banyak diantara kalian yang bakalan memilih universitas jauh dari kampung kalian, alias namanya merantau. setelah dipost saya sebelumnya yang negbahas tentang mesti survive ditanah rantau (https://hasrinandolaronga24.blogspot.co.id/2018/02/bertindak-bak-guru-mesti-survive-di.html) , gue bakalan ngelanjutin perihal apa saja yang mesti kita lakuin saat memilih untuk merantau. terkhusus untuk anak-anak yang bakalan memilih jalur merantau (ceilehh, udah dewasa). but, pada tulisan saya kali ini lebih khusus untuk memilih menjadi anak pintar atau menjadi anak cerdas.
rata-rata penduduk indonsia merasa tidak puas terhadap universitas yang berada dilingkungannya. selebihnya memilih untuk langsung melamar ke pekerjaan. untuk anak muda yang memilih kuliah, selalu memilih universitas diluar dari kampungnya dengan alasan untuk menjadi lebih mandiri. but, kita tidak dapat membedakan anak yang mau belajar dan anak yang hanya modal gaya. oleh karena itu, saya bakalan menulis mengenai anak pintar dan anak cerdas. ketika udah berada di sebuah perantauan, kita bisa saja terlena dengan dunia perantaua. mulai dari boongnya, jalan-jalan, pacar-pacaran, dan mungkin udah malas dengan belajarnya (penyakitnya nando). padahal tidak sebanding dengan usaha keras kita untuk masuk diuniversitas tersebut.
penyakitnya saya bakalan jelasin secara tgerperinci:

1. penyakit boong kuadrat (berbohong or lie)
 banyak alasan yang akan mendasar mengapa penyakit boong ini bertambah parah. sebab, alasan terutama yang selau kita lakukan adalah menyadari tidak adanya orang tua yang tahu kejadian ini. penyakit ini pasti akan muncul ketika teman-teman sudah pada punya planning untuk  hang out bareng. karena bakalan tahu kalau tidak akan dapat kiriman karena alasan tersebut. so, you must have the another reason, it's bohong. bohong menjadi senjata ampuh dengan alasan terbanyak adalah pembayaran buku, terus ada aktivitas kampus. kadang juga mesti turun ppl (padahal masih semester pertama). itu semua lasan yang berpangkal dari kebutuhan kalian.
sebenarnya baik-baik saja ketika kita mesti berbohong, because it is your activity. and for increase the relationship on friendship makanya lu make acara boong (ribet amat sih bro). lakukanlah apa yang ingin anda lakukan, tapi yang msti lu tahu. orang tua itu punya insting yang sangat kuat. sekuat apapun alasan kamu mengenai kebutuhan tidak penting lu selama merantau, orang tua udah bisa ngrasain. kalau mau bukti silahkan coba, ingat boong ama orang tua itu dosa. tidak ada dosa yang baik. kalau mau baik, lakuin yang benar biar dapat pahala plus dapat dipercaya (anak pramuka broo).

2. kuat jalan-jalan atau traveling
tidak ada tempat terindah seorang perantau selain beristirahat sejenak. walau tidak melakukan perjalanan yang sangat jauh, but must have a time to take a rest. dimanapun itu, saat lu udah lelah lu memang mesti jalan-jalan. but, you must remaind. tidak semuanya istirahat itu berakhir indah. karena, you must pay setelah lu ngelakuin. terkhusus anda yang bakalan kuliah, peyakit ini mesti you atur baik-baik. because, kalian bakalan terlena dengan dunia asik. sampai-sampai dunia akademik lu lupain. ditempat kalian merantau, pasti kalian sangat penasaran untuk mengeksplore kota tersebut. apalagi yang kampungan kaya gue, gue mesti ngehabisin waktu untuk ngeeksplore tempat-tempat yang keren dikota palu dan sekitarnya. yah setidaknya 2 tahun kuliah tinggal 5 kabupaten lagi ynag belum gue kunjungi dari 13 kabupatn di sulawesi tengah. artinya 65% gue tuntasin dalam jangka dua tahun. but, gue kunjunginya pada waktu yang tepat. yaitu waktu libur panjang doang (kuliahnya hanya sampe kamis).
membutuhkan liburan memang sebuah kewajiban buat kita, but setlah kalian terlena dengan itu semua, lu bakalan kelelep didalam air. kalian akan asik dengan dunia kalian. kalian sudah marah dengar tuntutan orang tua dikampung. seolah semuanya itu beban, dan lu sudah mulai masuk kedalam dunia stress.

3. main pacar-pacaran (has the special relationship)
 tidak salah bagi sebagian orang untuk memilih pasangan ketika merantau. dengan alasan telak adalah mengisi kesendirian dan menghibur diri selama dikampus maupun di kota tersebut. but, you must know, if you like this you can damage your self. because, tidak selamnya pacaran yang lu lakuin itu baik. and than, you pasti bakalan keasikan dan udah ada penyakitnya. penyakitnya dalah galau, kalau udah putus, galaunya minta ampun. seolah-olah bumi bakalan ikut bersedih. kan udah dibilang, sebagian besar orang pacaran saat merantau hanya untuk ngisi doang selama di kota terebut (mesti rajin-rajin nonton katakan putus). sebenarnya pacaranlah biar asik, but pacarannya harus yang baik. biar semuanya berjalan dengan lancar (hayo apa hayo).

4. malas belajar (bad academic)
setelah ketiga alasan diatas, maka jalan terakhir yang lu pasti lakuin adalah malas belajar. karena, dari ketiga faktor diatas adalah menjadi landasan dasar dalam merusak kehidupan di perantauan. waktu udah banyak yang terbuang dengan percuma. semuanya udah merasa gampang, padahal belum tahu seluk beluk dari dunia rantau. semuanya bakalan keren kalau udah fokus diakadmik. saya mengingat seorang anak yang berusia 14 tahun. dia berkata bahwa "hal yang perlu ia lakukan dimuka bumi ini adalah belajar. karena dengan belajar, kita apat mengambil apapun yang kita mau dimuka bumi ini"- cindikiawan suryaatmadja (mahasiswa tahun kedua asal indonesia di universitas waterloo kanada).
jadi, kalau mau sukses kita mesti belajar. peroalan kemampuan memang paling utama. banyak isu yang mengatakan bahwa berorganisasi adalah menjadi jembatan untuk kesuksesan. memang benar salah satu persyaratan adalah dengan berorganisasi. tapi, bukan seperti berorganisasi yang seperti sebagian besar kita pikirkan. organisasi ini akan membawa kita kedalam sebuah studi lapangan. berkat dari itu, kita bisa banyak menerima informasi dari lapangan langsung. kebanyakan kita, hanya mau untuk ngeisi waktu luang doang. ingat, jangan terlalu fokus berorganisasi. karena orang-orang sukses ajah dimuka bumi ini, mereka belajar dulu baru berorganisasi.
dari semua penjelasan diatas, ini bakalan membuat kita berpikir untuk kira-kira kita bakalan menjadi anak cerdas atau anak pintar doang. menjadi anak pintar merupakan sebuah karunia. but, pintar ajah tidak cukup untuk menjadi perantau yang survive. terbukti, banyaknya orang pintar yang terjerumus dalam dunia kehebohan dunia perantauan. karena kenapa, kini ia tidak sebanding dengan apa yang telah ia perjuangin setelah memilih untuk kuliah ditempat itu.
ketika lu cerdas, semuanya bakalan mudah. cerdas pastilah pintar. pintar menata kehidupan (ceileeh). lu udah bisa ngerasain susahnya orang tua nyari uang. lu bisa ngatur waktu saat kuliah. dan juga lu udah bisa ngebedain mana yang bisa lu lakuin dan lu bakalan buang. itulah sebabnya, yang bertahan hingga akhir dengan stamina otak dan tubuh lebih segar kebanding dengan anak-anak pintar doang (wkwkwkwk)
saat jalan-jalan sambil belajar tanpa nipu ama parents

0 comments:

welcome to dunia kampus

hai guys,
back to my daily activity,
this day is the coming back to university (yeaahh). setelah menghabiskan waktu beberapa minggu untuk menikmati hari libur. tanpa adanya aktivitas istimewa, finally, akhirnya masuk juga. mirisnya, karena baru pertama kali kekampus lagi, jadwal banyak yang salah. ternyata waktu banyak yang berubah (mau ajak berantem). terus, karena teman kos itu baru balik dari pasangkayu, jadi dia datangnya pagi. akhirnya, dia terlambat untuk mengikuti perkuliahaan pertama (sorry konco). intinya, saat pembukaan hari perkuliahaan pertama, semuanya kacau balau.
not only that, setelah kekampus, gue harus ngerasain pedisnya kekuasaan dosen dalam menentukan perkuliahaan. setelah menunggu dengan beberapa jam di kampus. finally, gue tidak masuk dalam mata kuliah itu. serasa ingin jungkir balik di depan dosen dan ngemis kalau mau bilang bangun jam 9 itu sulit banget. eitss, kecuali shalat subuh, soalnya nando habis shalat subuh langsung tidur lagi wkwkwk. terpaksa, dengan tegar hati mesti nongkrong di salah satu spot hangout terbaik buat saya. perpustakaan, adalah tempat favorite saya. walau perpustakaan universitas tadulako tak seindah perpustakaan universitas indonesia (ngapain dibedain sih nando). but, you can feel bagaimana istimewanya baca buku dengan komputer gratis sambil nge blog (saat diketik ini masih di perpus, kan bisa di draf). dengan buku favorit tentang kajian antropologi. bukan karena kenapa, karena jurusan gue adalah antropologi.  menurut info, hari ini buku baru banyak masuk, and than, buku istimewa saya dapatkan. it is about etnografi pengobatan (nando mau jadi dukun). terus, karena penasaran ajah sama tingkah laku manusia, jadi gue nyarinya buku tentang perilaku manusia. karena keberuntungan gue, finally buku itu gue dapatkan. sebab gue nyari buku itu karena setelah mendengar kabar buruk dari seorang teman yang terkena penyakit tingkah laku (miris). hari ini gue juga nambahin kosa kata bahasa belanda gue dan kembali belajar mengenai tata baca dan konsonan dalam bahasa belanda.  spot favorit juga saat di perpus itu, di bawah AC, duduk dilantai sambil nyandaran (selain depan komputer gratis). nah, penyakit mahasiswa kalau udah didepan komputer yang seharusnya dipergunakan untuk mengakses e-journal. tapi, karena komputer selalu full digunakan mahasiswa untuk ngerjain tugas, kayanya untad mesti nambahin jumlah komputer deh (setelah 10 komputer masih kurang). lelah nongkorng di perpus, gue cabut kerumah (sebenarnya karena perpus udah istirahat).
setibanya dirumah kontarakan (gue sebutnya kos, soalnya nda jauh beda), kaget ajah sepupu datang sebelum kita untuk membersihkan. udah pake alat penyemprot rumput untuk membasmi rumput yang udah mau ngalahin tingginya dinding kos gue (lebay). kamar yang udah kaya kapal pecah, mesti gue buru-buru untuk ngerapihin (untungya kamar kunci dibawa). tidak dilupa, tumpukan cucian piring mesti dicuci secepatnya. dan gue make jurus menghilang untuk masuk kekamar yang menyedihkan (naruto kapang). lapar ia, lelah dari kampus ia terus pulang lelah membersihkan lagi. untung karena teman rumah baru balik dari pasangkayu, pastinya dia bawa perbekalan dari pasangkayu (yeaahh).
masak nasi, dan makan seporsi tukang setidaknya memuaskan. tidur sedikit sebelum shalat ashar, dan kembali kerutinitas untuk nulis diblog. asik ngeblog dengan hujan dan angin yang menyejukkan. ditambah hari ini sepertinya kiriman bakalan tiba yeaahhhh....
tambah semangat nulisnya,,
keep spirit ncooo

0 comments:

MENU WAJIB KULINERAN DI KOTA PALU

makanan khas tradisional setiap daerah memiliki cita rasa khas dari setiap daerahnya. banyak kemiripan bentuk dari setiap daerah di Indonesia. tetapi, memiliki perbedaan pada ciri khas rasa yang dimiliki. checkj it out:
1. KALEDO
kaledo merupakkan sebuah makanan yang berasal dari sebuah hewan ternak sapi. namun, lebih identik kepada sebuah kaki sapi tersebut. di aerah ini disebut, kaki lembu donggala. menggunakan resep dari to kaili, dengan rempah khas orang kaili juga. rasanya sangat nikmat dan lezat (mana ada makanan tidak enak bagi nando).  
kaledo berbahan dasar daging sapi, kaki sapi, dan rempah khas dari tanah kaili. selain itu, kaledo ini juga lengkap dengan protein daging sapi, zat besi, vitamin b kompleks, seng atau zinc, omega 3 dan selenium. jadi tidak heran, selain lezat dan nikmat, makanan ini juga mengandung protein itnggi yang dibutuhkan tubuh.

2. UTA KELO (SAYUR KELOR)
disebagian daerah, sayur kelor tidaklah menjadi sebuah makanan pendamping nasi. sayur kelor merupakan sebuah sayur dengan tingkat nutrisi yang sangat luar biasa. kenapa tidak, kelor 7x lebih tinggi vitamin c nya kebanding jeruk, 4x calsium dari pada susu, 4x vitamin a daripada wortel, 2x protein pada susu, dan 3x potasium pada pisang (woowww, hijrah sayur). but, di tanah kaili, uta kelo ini dimasak sehingga menambah nafsu makan bagi para penikmat makan. 
sayur ini ditambah dengan santan kelapa, untuk menambah nafsu makan. santan kelapanya juga tidak berlebihan. makanan ini sangat cocok didampingi dengan pisang kapok (ngilerr coyy). sayur ini juga tidak begitu sulit ditemukan, karena banyaknya tumbuh disekitaran pekarangan sekililing kita.

3. LABIA DANGE (SAGU DANGE)
makanan ini sangat recomended ketika berkunjung di palu. selain karena makanan ini tidak sulit dimakan. makanan ini juga sangat nikmat dan lezat. mengandung sagu dengan varian ikan pedas didalamnya. tidak hanya ikan, gula merah juga menjadi isi dari labia dange ini. harga yang sangat bersahabat dengan dompet dengan panorama tempat penjual makanan yang sangat luar biasa. seporsi di beri harga Rp. 5.000,-



intinya, kita toidak akan menyesal ketika kita sudah mencicipi ketiga maknan tersebut. karena, selain merupakan makanan yang lezat dan nikmat. makanan ini juga sangat mudah ditemukan di pinggiran jalan sepanjang kawasan wisata dari jembatan IV ponulele kota palu hingga pantai taman ria kota palu. selamat mencobaa 

5 comments:

Pesan Mematikan di Hari Libur

haii guys,,
back to the my reality blog (yeeaahhhh),,
2 hari tidak melakukan tulisan tentang my daily di hari libur panjang ini. bukan karena sebuah alasan, karena pada dasarnya liburan kali ini saya hanya stay di rumah teman (miris kuadrat, i'm so sad). but, banyak sih alasan yang bisa membuat diri saya tegar. berhubung liburnya 3 hari, and udah mepet dengan jadwal kuliah jadi tidak dapat melakukan aktivitas diluar kota palu. untuk mengatasi hari libur dengan kesendirian (ceilehh, miris), yang perlu kita lakuin adalah nonton dan internetan (contoh manusia tidak berbudi). but, karena libur ini banyak info yang saya dapat terbaru seputar teman-teman saya di kendari dan dibeberapa daerah lain.
selama tiga hari ini, yang katanya merupakan hari tahun baru china (happy new year yahh, istilahnya imlek. wkwk) saya habiskan dengan bersilaturahmi dengan teman-teman melalui media sosial. dan tidak disangka-sangka, banyak informasi yang membuat kami shock diantara beberapa teman saya. jangankan membuat shock, membuat jjijik pun ada (naudzubillah). bahkan banyak cemohan yang saya dapatkan. katanya nando sudah mulai aktif lagi nulis, sepertinya mo masuk semuami kita di tulisannya (dulu tulisannya di sebuah buku, kalau orang jelek suka di tempel di mading sekolah atau wall medsos). terserah ajah yah, kalau orang hobi itu nggak ada yang bisa lawan (para blogger mana suaranyaaa!).
dapat pesan dari orang tua, kakak dan bahkan om-om saya. katanya tidak usah jalan-jalan. yang penting kuliah saja dulu. pikir cepat selesai dan incar beasiswa (berhubung sempat nganggur sebelum kuliah). ya allah, hanya tidak di tahunya, gimana susahnya dapat beasiswa kalau anak PNS. selalu kasihan sama yang lebih jauh hidupnya dari saya. serasa hina ajah mengambil hak mereka. walaupun saya telah teruji untuk dapat beasiswa, but hanya sedih ajah. dan bahkan saya serasa malas, ketika kita harus mendapat tekanan keluarga untuk menuntaskan dengan cepat pendidikan dan mesti sanggup setidaknya kalau kiriman telat  masih bisa hidup (kalau nando sudah telat kiriman, ditambah kiriman tidak lebih dari 200 sebulan). untungnya tidak hidup dikosan. kalau dikosan, udah lama di tendang sama ibu kos.
yah, hari libur dapat hadiah yang luar biasa. banyak dapat tekanan dan banyak dapat pesan tak terduga. maunya sih, orang kuliah disemangatin kali yah. yaudahlah, mikirin perkataan mereka malahan semua jadi tambah beban. buat teman-tenman yang selalu dihubungi untuk dituntut kiri-kanan, bersabar saja. hidup memang mesti berat, kalau tidak berat bukan hidup namanya. wkwkwwkwk

0 comments:

Dapat alamat palsu

Liburan ke Jakarta, untuk sebagian masayarakat indonesia adalah idaman. ada juga yang malah paling anti untuk ke Jakarta. biasanya untuk maayrakat kota-kota besar. selain pada dasarnya Jakarta memang merupakan kota industri, jakarta juga menawarkan bukti sejarah indonesia. hal paling dibenci ketika di jakarta adalah kemacetan. berhubung kota besar, dengan jumlah penduduk yang bisa dikatakan padat meraya (maaap niyeee). tidak heran jumlah populasi kendaraan juga begitu meningkat pesat.
ketika dijakarta, memang macet sudah menjadi lawan saya ketika melakukan perjalanan. ketika kita yang berasal dari sebuah kota  yang mau dikatakan populasinya belum terlalu padat. dan bahkan kadang biasa kita dapat macet hanya karena acara tertentu saja (biasanya HUT kota, paling seing tahun baru). ketika di Jakarta, macet adalah makanan kita sehari-hari. dan kita mesti pintar-pintar ngeatur jadwal agar tidak emosian saat liburan.
plus, saat di Jakarta mesti tahu dan pintar  mencari lokasi untuk jadi tempat penginapan dan pastinya mesti murah dan terjamin (yang penting bisa tidur dan dapat makan). banyak tempat wisata yang disuguhkan keetika dijakarta. siapa sih yang tidak mengenal Monas, Ragunan, Museum fatahillah dll. saat saya ke Jakarta, saya mengunjungi kawasan kota tua, ke monas dan ke beberapa pusat perbelanjaan ternama di daerah jakarta pusat. tidak bisa dipungkiri meman saya rada emosian saat memutuskan kendaraan online untuk keliling jakarta. 
sebenarnya, warga jakarta adalah orang yang humble, dan pasti ramah. but, kadang sifat ketidak peduliannya sangat besar. pernah bertanya, diberi alamat salah (alamat palsu, ayu tinting kali). saran ajah yah kak, bang, mungkin kan kita kadang ndak selamanya bakalan memahami jalan. dan maps juga rada membingunkan. memang bertanya langsung adalah  solusinya. tapi kalau udah dapat manusia yang kaya gue temuin (bertanya di kasih alamat palsu). gue juga bingung gimana agar bisa memercayai orang. berhubung memang warga jakarta mungkin sangat berhati-hati kepada orang yang baru ditemui. because Jakarta memang tingkat kriminalnya tinggi. so, buat teman-teman mesti pintar-pintar agar wajahnya di percayai orang yah (lah ini gimana ya). wkwkwkwwk

0 comments:

Lokasi Terpencil Yang Bergaya Luar Negeri

eittss, jangan pikir ini di luar negeri.
ketika saya memosting foto ini, teman-teman banyak yang bilang ini di luar negeri.
wkwkwk
maaf yah guyss, ini bukan di luar negeri. penjelasannya kayak gini.
lokasi ini terletak di sebuah desa kecil di kabupaten mamuju utara provinsi sulawesi barat. lebih tepatnya di desa motu, but letak persisnya di sebuah pabrik kelapa sawit di salah satu pabrik dari sekian banyak pabrik disana. nah, karena lokasi yang begitu jauh dan benar-benar terpencil, kalian bakalan kesulitan untuk menemukan. kota besar yang terdekat dari desa ini adalah dari kota palu (pastinya, wong tinggal dipalu). dari kota palu kita memerlukan waktu 3 jam hingga tiba di lokasi tersebut. 
tiba disana, kita bakalan kesulitan karena kita mesti berkeliling lagi didalam sebuah hutan sawit yang begitu luas. but, disini itu memang tidak begitu luas tempat hangoutnya. karena ini merupakan sebuah taman yang dibuat oleh perusahaan tersebut. tapi banyak memiliki tempat yang instagramable (ceilehh). sebenarnya keren ajah, banyak spot yang tidak terduga-duga bisa temukan. apalagi saat waktu yang kita kunjungi itu tepat.
karena tempat ini berada di sebuah kompleks perusahaan, maka anda tidak dapat melakukan hal seenaknya. disini dijaga satpam perusahaan, dan anda akan bakalan menemukan para pekerja kebun untuk merawat tanaman di area tersebut. pastinya juga banyak peraturan yang mesti kita patuhi. perihal peraturan, kalian pasti tahukan. dimanapun itu pasti ada aturan.
jadii smart traveller yahh guyss

0 comments:

punya teman yang perhatiannya kebangetan

haii guyss,,
kalian punya temen wanita  nggak yang lu jadiin musuh bebuyutan saat SMA?
kadang dia jadi wanita paling mau didengar saat berorganisasi?
bahkan mau ngatur semua apa yang lu lakuin, but sekarang malah menjadi teman yang paling perhatian sama lu.
saat sma, saya punya teman yang resenya minta ampun. dia selalu bertindak sebagai orang paling mau didengar. yah punya masa tidak enaklah saat sma. rada malu untuk menceritakan ini, but sepertinya ini bisa menjadi pelajaran buat kita. ternayat orang yang selalu ngatur lu kadang ada benarnya. pernah adu mulut sama dia, saat sma paling terkenal dengan kegarangan kita. masing-masing punya keegoisan tersendiri. wkwkwkwk
dulu itu, sma memang masa dimana emosi itu belum bisa diatur secara hebat. kita masih sering terhasut dengan mulut-mulut pembenci yang bisa saja menjadi huru-hara dimana-mana. sebenarnya lucu saja, punya teman yang perhatiannya kebangetan. but, seandinya kita sadar kalau ternyata teman-teman yang seperti ini adalah orang-orang yang ngalahin perhatian orang tua. i'm really miss her. saat saya benar-benar kehilangan ibu, dia sangat perhatian dengan saya. saat semua mulai berubah, hanya dia yang tidak berubah.
memang sangat banyak yang menyayanginya. karena sifat dewasa kekanak-kanakannya (lah ni gimana) yang bisa saja mengurusi orang (memang keibuan). namanya dewi, dia adalah pengurus inti (bendahara) saat menjabat di kepengurusan osis. badannya bisa nutupin kita berdua orang (maaf dew heheh). but, saat reunian kemarin saya sangat kaget dengan tingkahnya dan penampilannya yang terbaru.
saat sma, penampilan yang paling tidak lupa adalah celana jeans hitam dengan kaos oblong dengan tas yang selalu ia lakukan. but now, dia udah berani menggunakan rok dan bahkan udah menggunakan hijab dengan style dia sendiri.  sumpah dia memang teman yang menghiasi masa sma saya selama 3 tahun di smk. not only me, dia juga banyak memiliki musuh saat sma. termasuk geng squad heboh saat makan di restoran (ada di blog sebelumnya mudik part 3). mely, atun, didi adalah anggota yang juga pernah bermasalah dengan dia. hahahahahaha


dewi memiliki perawakan imut, but kalau dia udah marah jangan bilang. lebih baik bersembunyi dari pada lu yang kena marah. tapi dia adalah tipikal orang yang sangat pekerja keras. waktu sma, ai memiliki pabrik roti (sampai sekarang), dewi adalah penjualnya saat disekolah. saat pagi dia sudah keliling menjual  kekelas-kelas, dan hasilnya dia putar lagi agar tiap hari menjualnya (efek anak akuntansi kali yah). dewi juga merupakan teman saya saat menghambur semua kebijakan yang saya dan dewi tidak setuju (dibaca teman rusuh). kakak-kakak kelas kalau saya dan dewi udah kolaborasi, udahlah jangan harap mau senyum sama kita lagi. hahahaa
sekarang, dia sudah menjadi wanita yang sangat dewasa. dia sudah menjadi ibu bagi kita anak-anaknya (baca baik-baik, biar nggk fitnah). karena dia yang memiliki jaringan paling banyak soal di sekolah. makanya, dia juga bisa dikatakan sebagai sinyalnya kami. sesungguhnya karena ayahnya adalah guru kami. setelah udah beberapa tahun juga tak bertemu, finally saat mudik kemarin kita ketemu juga. nah saat mudik kemarin dia udah menampilkan banyak kegilaan saat berpoto. but masih tetap tidak bisa lupa ujaran-ujaran yang mengingatkan kembali kenangan kita saat sma. saat dimana kiri kanan penuh dengan emosi. and than, dia juga merupakan teman yang paling gokil. musthail tidak ketawa kalau sama dia. karena dia memang pada dasarnya adalah pelawak.

i miss you dew, sekedar info dewi adalah teman saya kelilingi kota kendari sampai istilahnya betis pecah-pecah. kalau soal jalan memang sampai dipelosok lorong di kendari dia hapal. belum lagi anak-anaknya (ade-ade bawaanya) yang cantik-cantik nan hits. gila, tiak ada yang tidak kenal dia saat sma. seantero sekolah kalau udah sebut dia pasti tidak ada yang tidak tahu. punya kelompok teman yang diberi nama 7, karena mereka berjumlah tujuh. but, cerita serunya akhirnya mereka bermusuhan. than, mereka sekarang udah berteman lagi dan udah jalan bareng lagi, smsan, wa-waan. hahahahaha kalau cerita soal ibunya kami di sekolah memang tidak ada lawannyaaaa...
miss you deww,, anakmu mau bercerita banyak :(

0 comments:

MUDIK SEASON PART 3: halalbihalal kayak balas dendam ke guru SMA


Haii guys,
Setelah membahas teman pubertas, nah sekarang about teman-teman di masa menuju kedewasaan. But sedikit kecewa karena saat itu, classmate aku tidak ngadain acara apapun. Terpaksa di SMA itu saya hangoutnya bareng teman-teman osis. Yah, saya memang lebih banyak ngehabisin waktu bareng teman-teman osis. Agendanya, lebih parah daripada yang lain. Pake acara foto di studio biar kekinian (usulan nando). Belum lagi keliling kendari bak konvoi geng motor yang tidak karuan. Katanya silaturahmi dirumah guru, tapi rasanya seperti bakalan rusuh di rumah guru. Serupa dengan balas dendam dengan kesusahan yang kita alami selama SMA wkwkwkwk.
Agenda pertama itu ke studio foto bareng. Kita ke studio untuk punya foto ajah di wall ruang osis sekolah. Soalnya diangkatan kita, kita belum punya foto itu sampai sekarang (hukum karma ngejatuhinn foto osis sebelum kita). Pakai pakaian warna hitam dan ceweknya hitam gold serasa pergi kepemakaman (chooyy). Udah disusun jauh-jauh hari sebelum teman-teman dari luar kota memutuskan mudik. Dengan segala gaya yang kta eksplore udah ngalahin model-model kampungan seperti kita. Segala macam properti di angkut, walaupun berbeda tema. Sebenarnya bingung, kita foto yang kita tentuin ajah Cuma kostum. But, temanya gak ada yang tahu, alhasil foto grup seperti taman  bunga yang keinjak.
 Nah, karena kita banyak tuh, jadi kita memutuskan untuk kerumah-rumah guru kita. Yang paling utama adalah kerumah salah satu guru idola di SMEA, yang sekarang menjabat kepala sekolah. Kerumahnya untuk bertamu, namun sayangnya karena kepala sekolah punya banyak tamu, kita tetap bertamu namun duduk sendiri di ruang keluarga (sebenarnya biasami). Sebelum kita memutuskan berfoto distudio, saya terlebih dulu meetup bareng teman gila selama di sekolahan. Ada Meli (sekarang Kuliah di UNY), Atun (mahasiswi UHO), didi (bapak manager muda) sama si Ai (manusia yang saya temui di SMP juga). Banyak kejadian lucu yang sampai sekarang masih teringat.

Kita ngumpulnya dirumah mely (baju kuning). Kita terima beberapa oleh-oleh dari jogja.  But, oleh-oleh gue, gue lupa berikan ampe sekarang. Keseruan kami tidak terbatas atas itu saja, kita memutuskan untuk hangout  kesebuah mall di kendari. Berhubung semua dalam keadaan lapar, maka kita makan di sebuah warung makan (sebenarnya restoran) dan memutuskan untuk di traktir sama didi sang bapak manager muda. Namun, karena terjadi permasalahan dengan jaringan atm saat itu, kredit cardnya tidak bisa digunakan dan terpaksa harus nanggung malu untuk ngumpulin uang di sebuah antrian yang lumayan rame karena didi tidak punya uang cash. Mirisnya, meli memesan bakso (saya lupa bakso apa intinya bakso khas dari restoran itu). Udah lama menunggu untuk mengambil makanan, ternyata ada kejadian aneh yang terjadi pada makanan meli, yaitu baksonya tidak pake mie (alias pentol doang). Akhirnya meli meminta mie dari didi  yang memesan bakso juga namun beda paket. Terus muka meli itu polos banget, makanya seharian meli doang yang jadi bahan tertawaan.




Sayangnya, ai saat itu tidak ikut, karena mesti ikut ke acara lain (ngalahin artis jadwal hangoutnya). Nah, karena ini keseruan dari semua meet up saya selama mengisi liburan lebaran yang ditinggal ama kakak ke ambon. Buat kita mahasiswa yang sedang merantau itu wajib hukumnya ngehadirin acara-acara yang dibuat teman-teman. Biar tidak dibilang sombong atau apalah itu. Dan kita mesti siap-siap ajah make dana tambahan untuk mereka. Karena ini hanya sekali dalam setahun.
Keep spirit yang udah mau ngerencanain mudik dilebaran tahun ini (inshaallah umur panjang). Semoga sukses semua acaranya...
Berikan kepuasan kepada teman kita, mungkin ajah rindu yah kan (ngarep)..

0 comments:

MUDIK SEASON PART 2: ngumpulin manusia masa pubertas susahnya minta ampun,


Hai  guyss,
Setelah bercerita mengenai teman SD saya, selanjutnya saya bakalan menceritakan mengenai hang out bareng teman masa pubertas, SMP. Tidak bisa dipungkiri mereka adalah teman yang menghiasi masa-masa pubertas anak remaja.  Mau dibilang seru, lumayan seru. Mau dibilang gak asik yah memang gak asik. Sudah menjadi hal yang tabu buat ngumpulin anak-anak yang super duper sibuk. Sebagian dari classmate saat kelas IX itu kuliah diluar semua, termasuk saya (sa tidak sombong). Tapi memang pada dasarnya kita selalu menemukan waktu yang tidak tepat. Kadang ada yang udah pulang deluan, kadang ada yang baru datang. Mungkin sama seperti perasaan mereka masih pada labil seperti SMP. Memang Banyak yang tidak berubah. Sifatnya masih seperti yang dulu (semacam judul lagu). But, banyak menawarkan hal yang menakjubkan. Waktu liburan aku yang pertama kali ke kendari setelah 1,6 tahun tinggal di palu itu masih banyak yang kumpul sekitaran 10 orang lah. Jadi, meetupnya masih banyak cerita. But, kebayang nggak kalau yang hadir hanya segelintir orang saja.
Mau tidak mau yah mesti terima nih bro, karena kan ngumpulnya kalau hanya di kendari saja. Tapi kalau soal kehebohan, jangan samakan sama yang hadir 20 orang (Rada Lebay). Rusuhnya naujuhbillah, sampai serasa kalau tembok pingin runtuh jatuhin kita yah mungkin bisa kali. Squad kelas gue tuh saat SMP dikenal sebagai anak yang pintar nan cerdas (tidak termasuk saya). Mungkin karena namanya kelas unggulan kali yah. Sedikit cerita ajah yah tentang mereka. Saat SMP itu saya masuk dikelas unggulan di kelas 3 (siswa lain bilang unggulan, kalau saya bilang kelas naujuhbillah). Mau nyari anak olimpiade ada dikelas ini, mau nyari anak-anak bahasa, ada dikelas ini, Dramanya jago semua  nggak ada yang tandingi. Soal kekompakkan, bisa dihitung jari wkwkwkwk.
But, serunya mereka nggak pernah ngejatuhin teman. Mereka saya  bilang anak anak yang dewasa diusia belia. Ada anak-anak yang retorikanya selangit ngalahin vicky prasetyo, ada anak yang kekanak-kanakan ngalahin anak TK yang pertama kali masuk sekolah. Dan disinilah, saya pertama kali melihat orang-orang yang demam korea. Nah, diantara semua teman-teman saya, mereka adalah orang yang paling sering saya temui kalau pulang dan selalu sukses membuat saya homesick. Kalau udah ngumpul, pasti agenda pertama yang dilakukan adalah pergi makan-makan (dibaca dinner). Kalau udah pulang dari pergi makan, nongkrong dirumah Acin adalah tempat selanjutnya. Beli segala rupa makanan yang bisa dipake ngemil dengan minuman lebaran sebagai teman. Tidak lupa sebagai bumbu penyedapnya, ceritain orang yang nggak ada habisnya. Kadang reunian sukses membuat kita menambah dosa wkwkwkwk.
But, terlepas dari semua itu kita mengambil hikmah dari perkumpulan kita saja. Banyak orang yang selalu memiliki seribu satu alasan untuk tidak bertemu. Kadang juga karena tidak dapat kabar mereka jadi rada malas bertemu. Kebayang nggak, lu tau ada reunian dan lu nggak hadir hanya karena terkendala kendaraan pake acara tidak mau merepotkan segala. Berteman itu nggak ada malu, kalau dia ikhlas why not (prinsip nando yang dijunjung tinggi). Kalau mau merepotkan, sekalian jangan sungkan-sungkan biar next reuni lu yang jadi bahan pembicaraan wkwkwkwk.
Nah, next you can read about my senior high school season.......

0 comments:

MUDIK SEASON PART 1: anak sd jaman now, bentuk panitia reuni


Lebaran saat itu udah semakin dekat. Sedangkan saya masih harus berada diperantuan menunggu mudik gratis yang diselenggarakan pemerintah Palu. Walau hanya sampai Morowali, but saya sangat bersyukur setidaknya sedikit biaya mudik itu berkurang. Nanti setelah dari morowali saya kembali naik mobil gratis bersama salah satu anggota dewan daerah tersebut untuk melanjutkan perjalanan dikendari (maksudnya dapat tumpangan gratis). Pastinya, jika mudik, sudah banyak rentetan meet up yang kalah banyak dengan pertemuan keluarga. Mulai dari teman SD lah, SMP, sampai SMA. Jika ada TK, mungkin bakalan ngumpul juga. Tetapi percaya nggak, yang membuat para rantau itu homesick itu sebenarnya teman-teman. Kalau tongkrongin story teman-teman di sosial media memang tiada duanya. Serasa bakalan berangkat hari itu juga. Apalagi, jauh sebelumnya rencana hangout bareng itu udah di bentuk. Sehingga biasa bikin acara pembukaan lah, perlu diskusi lah tetek bengeknya ngalahin sebaran undangan pernikahan. But, seru sekali jika kita udah ketemu (dibaca: resiko anak rantau Cuma hadir di hari H).
Punya kenangan bertahun-tahun memang tidak bakalan membuat kita lupa  terhadap kenangan tersebut. Apalagi yang udah temenan sejak SD, tiba SMP temenan lagi Pas SMA temenan lagi. Kebayang nggak kalau mau dilupakan, serasa diri kaya anak presiden. Lagian kaesang ajah yang anak presiden masih reunian ama teman-temannya, masa kita mau lupain sih (sumpah, ambil contohnya kegilaan, garing banget). Just information buat agan-agan gue yang masih di tempat rantau, kadang sekarang itu grup whatsapp itu udah pada rame nyusun jadwal. Jadwal itu untuk hangout di hari lebaran tahun ini. Kebayang nggak, mesti nyusun jadwal yang keluarga ajah belum tentu  lebaran dimana.
Jangan seperti saya, jauh-jauh mudik hanya untuk keluarga, dan duit udah di tabung sejak quartal pertama semester (lebay), eh malah pada balik lebaran ke kampung keluarga lain. Jadi gini, saya hidup bersama kakak saya, dan 2 adik saya. Kakak saya  udah nikah punya 1 anak. Bapakku itu nikah dan tidak tinggal lagi dirumah (setelah ibu meninggal). Nah, udah rencana untuk pulang tau-tau mereka lebarannya di Ambon. Terpaksa deh lebaran hanya sama adik saya doang berdua. But, beruntungnya karena agenda yang padat bersama teman, lebarannya pasti ada meet up kerumah mereka. Sebenarnya sekalian reunian sih katanya.
Saya bakalan cerita satu persatu tentang mereka sesuai jenjang pendidikan saya. Teman-teman SD udah pada buat rencana untuk bertamu kerumah teman-teman, ngumpulnya dirumah Ana Morini (teman SD). Seperti biasa, kalau mau ngumpulin squad untuk reunian itu serasa  mencari jarum di tumpukan jerami. Belum lagi leletnya, belum lagi seribu satu alasan. Kalau orang betawi bilang, kudu mesti ada asin-asinnya (pribahasa sok tau dari saya), biar reuniannya berasa. But, itu berhasil. Ngumpulin dari 60  siswa yang hadir Cuma 20 orang (bahkan tidak sampai). Intinya di bawa asik ajah sih.


Setelah sekian lama tidak ketemu, akhirnya kaget juga. Banyak perubahan dari kita. Banyak yang udah pintar dandan, banyak yang udah menjaga kebersihan diri. Kalau dingat-ingat waktu sekolahan  kadang baju kuning karena ingus, baju kotor main tanah. Sekarang is amazing, dengan segala tindakan kedewasaan. But guyonan waktu kecil tidak lupa. Cerita upik abu pasti masih diingat antara kami. Seperti biasa, kalau reunian lebih banyak ngehinanya daripada dukungannya. Kalau ada yang berubah sedikit saja, pasti ada ajah yang jadi bahan pembicaraan. Kebetulan cewek yang didepan pake baju pink baru selesai merried saat itu. Karena gak bisa hadir yah sebagai teman hadirnya setelah pernikahan.
Nah, kalau udah ngumpul pasti ada ajah cara bagaimana biar ngumpul lagi, dan itu terbukti. Setelah dari sini, kita akhirnya memutuskan untuk berencana kepantai. Dengan sekian banyak perbincangan dan mengatur akomodasi dan konsumsi, akhirnya kita berhasil memutuskan. Dengan mengahdirkan beberapa element perdebatan yang begitu panjang nan meragukan, kita  memutuskan ke pantai Toronipa, Kab. Konawe,  Sulawesi tenggara salah satu pantai terdekat dari kendari dengan menawarkan pantai pasir putih dan air laut yang bening nan jernih (kadang kita temukan juga kotoran di pinggir pantai). Jadi karena kita memiliki teman yang punya mobil pete-pete (dibaca angkot) serta punya mobil pribadi. Akhirnnya, kita mengggunakan mobil mereka. Tiba disana, banyak yang menjadi kenangan buat saya, saat kita memutuskan untuk memakan makanan yang kita bawa di atas daun pisang yang dibentang besar dengan nasi dan lauknya di atasnya serta kita makan bersama-sama. Naik olahraga air seperti banana boat, donat boat dan pastinya take gambar untuk kenang-kenangan.
Lumayan panjang yah, cerita ama anak SD wkwkwk. Soalnya banyak rahasia yang kita miliki bersama mereka. Makanya, kalau menurut saya, yang mesti djaga itu mulut teman-teman SD. Saat lu jelek mereka tau. Pas punya kejeleklan dikelas mereka tau. Waktu SD kan jaman-jamannya berak dicelana, nah bakalan jadi bahan untuk ngehina. Percaya gak percaya, lebih banyak gak enaknya dari pada enaknya, tapi mereka keren. Sayang banget foto selama SD saya tidak punya foto bareng. Mungkin karena zaman tersebut hp kamera belum pada punya. Yang punya mungkin sebagian saja (anak orang kaya). Lagian kalau ada pasti kameranya kena semutan. Dulu pernah punya foto bareng sama classmate saat kelas 4, di take ama teman yang pindahan dari jakarta. But, sekarang foto itu tercecer dan sumpah nyesel banget kehilangan foto bareng itu.
 But you must read again for next part, okeee

0 comments:

BERTINDAK BAK GURU: Mesti Survive di Tanah Rantau

pagi indah, dengan sejuta sapaan pagi yang menakjubkan. awan sudah menutup saja di balik matahari. membuat keteduhan kepada semua manusia. hijaunya pepohonan menyambut pagi para anak rantau yang hobi traveling. but, hari ini saya tidak berbicara mengenai travel list saya. saya ingin menceritakan mengenai kehidupan perkuliahaan saya.
Hidup menjadi anak rantau merupakan sebuah pilihan untuk saya. Melawan nasib dari sebuah budaya yang tidak pernah yang saya hadapi. Indah memang indah, berani memang berani. Itulah yang saya katakan kepada mereka yang menentangku. Sesungguhnya yang perlu dipersiapkan adalah mental. kupersiapkan mental ini bak baja yang siap melindungi pemakainya. Enak tidak enaknya mesti dipersiapin secara matang. untungnya, setelah mendapatkan kebiasaan mandiri dari beberapa organisasi, membuat saya lebih mantap menentukan pilihan untuk merantau.
Setelah saya memposting perkenalan saya di blog sebelumnya, teman-teman pasti tahu kalau sekarang saya berkuliah di universitas tadulako. Masih di daerah sulawesi, namun lumayan jauh dari kendari.
sesungguhnya, mau kuliah dimanapun itu pilihan teman-teman. tinggal bagaimana teman-teman menjalani keseriusan dalam menempuh pendidikan. Buat teman-teman yang hanya modal pintar mending mesti mikir dua kali. karena yang dibutuhkan itu pintar plus cerdas guys.  Kalo iklan-iklannya itu pintar ajah gak cukup, mesti cerdas biar cerdas menata kehidupan. ceileehhhh
Ya iyalah, kan kedepannya pasti bakalan hidup dengan kemandirian. Tidak selamanya kita harus bergantung kepada kedua orang tua ataupun abang atau adik-adik kita ( nggak mungkin kali yah). For teman-teman yang kepengen banget untuk kuliah di luar itu mesti tahan hati, tahan mata, tahan mulut karena ndak selamnya kita bisa memenuhinya dalam sebulan, Terkecuali buat anda yang memang hidup di atas garis kehidupan (dibaca kaya). Nyantai ajah kalau mau kuliah dio luar, banyak loh cobaan yang akan kita hadapi. belum homesicknya. belum lagi lelahnya mesti belajar dan beres-beres rumah. Untuk anak pintar pastinya bakalan sulit nih, but saya percaya kepada anak-anak pintar pasti bisa menemukan sisi kecerdasannya. enak enggaknya yah dihadapi ajah. 
Tentunya, budaya bakalan banyak masuk kedalam diri kita. Sebelumnya, budaya tersebut belum pernah kita lakukan. But, setelah kita udah di tempat tersebut, mau tidak mau yah mesti lakuin. Seperti contoh ketika saya di palu, berhubung saya mengambil jurusan Antropologi. Pastinya mesti turun kekampung-kampung. Suatu hari saya berkunjung ke sebuah desa, dimana ketika tamu datang wajib di suguhkan sebuah minuman khas daerah tersebut. Jika disini namanya itu Saguer, kalau kendari namanya Pongasi, kalau di makassar namanya itu Balo. tapi menurut saya itu memiliki rasa yang berbeda-beda (mau ndak mau mesti nyobain). nah buat teman-teman yang memutuskan merantau, mesti berhati-hati terhadap budaya setempat yah. terlebih yang masih sangat dengan local wisdomnya yah.
keep survive buat  yang memilih untuk merantau
jangan  bosan untuk eksplore daerah tersebut, hehehehe

0 comments:

Jalan-jalan sekalian belajar

Kala itu waktu yang begitu indah. Kala itu kesempatan yang sangat luar biasa. Kala itu semua menjadi saksi. Sebuah tempat indah yang sudah diimpikan Sejak lama akhirnya ku sambangi. Katanya dia miniatur dunia di Indonesia. Dan itu terbukti, ketika ku berhasil menginjakkan kakiku disini.
Serasa langit menyambutku, serasa tanah siap Ku pijaki. Serasa semua semesta mendukungku disini. Mencoba menghayati secara dalam dan memanfaatkan semua yang ada. Kuarungi ruang dan waktu untuk memuaskan diri ini. Rasanya seperti bermimpi. Rasanya seperti tak Karuan.
Banyak cerita indah yang akhirnya kU tanamkan dalam sebuah benakku. Banyak suasana indah yang sulit untuk saya lupakan. Indah, indah memang tak pernah berkhianat. Indah tak pernah membohongi mata.
Inilah Bali, yang kU kunjungi untuk pertama kalinya dari beberapa list trip yang saya inginkan.
Bulan November kemarin saya mengunjungi Bali. Untuk mengikuti kegiatan mahasiswa antropologi. Sekalian untuk menikmati keindahan pulau dewata ini. Saya di Bali selama 1 minggu. But, puncak dari ke Bali adalah saat saya berada di kabupaten tabanan. Daerah dengan penduduk yang menjunjung tinggi solidaritas dan menghargai agama yang berada di daerah tersebut. Saya ada penelitian bersama dengan mahasiswa antropologi seluruh Indonesia. Dan, saya berkesempatan untuk mengunjungi beberapa tempat wisata di Bali.
Suhu di lokasi kami sangat dingin. Walau tak sedingin di luar negeri, namun menurut saya ini dingin karena saya sangat jarang melihat matahari disini. Banyak kenangan selama disini, harus flu selama disana karena cuaca yang sangat tidak biasa dengan saya (rada kampungan). Not Only that, tongkrongan utama kita itu di minimarket untuk minum kopi Sachet atau makan Mie siram. Seru, gila yah, parah. Lebih jelasnya, saya di desa candi kuning, tabanan Bali. Tidak jauh dari pura Ulun Danu beratan.
Saya ingin kembali ke sini, ingin mengarungi kembali semua yang ingin saya kunjungi. Karena kegiatan, jadi banyak tempat yang belum saya kunjungi. Tapi kedepannya, saya akan pergi dengan beberapa teman yang sudah ngehayal dari beberapa tahun kemarin untuk ke sini (kuat ngayal).
Raam,Syakir,Rahma,Ikki is The person yang kepengen ke sini. Sebenarnya bukan kepenegen, tapi pernah punya rencana ke sini walaupun joke, But saya ingin itu kenyataan. For Rifdah, Adji And Ongkeng Must join with us 😁

0 comments:


aku mau cerita nih sob,
saat aku mendapatkan kegiatan kampus yaitu INISIASI ANTROPOLOGI .
mendapatkan lokasi di sebuah desa kapopo, ngatabaru kab. sigi.
lokasi yang masih kental dengan local wisdomnya. rumah mereka terbuat dari papan dan lebih banyak rumah panggung dengan luas sekitar 3x4 m per rumah.
sangat terpencil, berada 20  menit dari kota palu yang merupakan ibukota provinsi sulawesi tengah. bukan hanya itu, lokasinya yang berada di lembah-lembah puncak. berhubung lokasi ini sangat terpencil.
pengetahuan masyarakat setempat terbatas atas pengalaman mereka yang diajarkan oleh orang tua mereka.
jika warga kota terkenal akan kecerdasan akademik. namun warga mereka terkenal akan keterampilan yang luar biasa. masih terbiasa dengan budaya nenek moyang yang menurut orang kota itu mustahil. namun mereka busa membuktikan dengan berdasarkan pengetahuan mereka.
bahkan untuk menanam sebuah tanaman pertanian mereka, masih banyak terdapat ritual didlamanya. misalnya, harus menurut waktu, ketika menanam misalnya lombok. mereka akan memeasukan lombok kedalam mereka sembari menanam dan tanah haasil galian bibit itu tidak di perkenankan didorong keluar akan tetapi harus di masukan kedalam. menurut peemahaman, mereka sudah terbiasa dan terbukti dengan hasil panen yang selalu melimpah.
namun, dikarenakan tanah mereka yang tidak subur, tiap 2 tahun sekali mereka harus berpindah tanam, atau dikenal metode tanam berpindah. menurut mereka, tanah mereka sudah tak direstui dan diberkahi. 
apapun yang mereka lakukan, itulah pengetahuan mereka. jangan menilai ataupun memandang lemah mereka, sebab mereka memiliki kelebihan daripada kalian. serta mereka memiliki kekurangan dari kalian. 
rumah mereka sangatlah kecil, rumah yang hanya memiliki 3x4 sampai 5x7 meter biasanya hidup 3-7 anggota keluarga. jangan mengunjungi ketika mereka sedang makan. pastilah anda akan ditolak dengan mentah-mentah. jangan bertamu di siang hari, maka anda akan mendapatkan rumah-rumah yang tertutup. karena biasanya mereka masih berada di kebun. waktu yang tepat ialah ketika sore datang sampai menjelang maghrib. maka anda akan disambut dengan sangat ramah oleh warga serta anak-anak didesa tersebut.
oke, visit this village dengan mempersiapkan diri untuk menerima mereka. dan mencoba memahami mereka.
lokasi: desa kapopo, ngatabaru, kabupaten sigi provinsi sulawesi tengah.
Akses: dapat dilalui dengan mobil dan motor. namun biar bisa merasakan kehidupan mereka     dianjurkan berjalan kaki. 

0 comments: