#SBlog: jadi asisten dosen seharian

hai guyss,,
back to my daily blog...
hari ini gue mulai nulis di ruang prodi antropologi lagi. Lebih tepatnya di perpustakaan program studi antropologi. yah, karena gue anak antropologi pastinya. hehehe banyak bahan yang terdepat disini untuk kerja bahanbahan penelitian gue. oh ia, hari minggu kemarin gue jadi asisten dosen dari dosen program studi pendidikan sejarah. saya menemani dia seharian full untuk membantu dalam membawakan materinya. walau dia adalah sepupu saya, but akhirnya gue bisa ngerasain yang namanya jadi asisten dosen.

lelah ia lelah, asisk memang asik. satu kata untuk jadi asisten dalah luar biasa. membuatkan materi, menjelaskan materi, dan memberikan ilmu kepada beberapa orang yang ikut langsung dalam kegiatan ini. oh ia, kegiatan itu adalah dari paguyuban anak-anak sirenja. anakanak mahasiwa yang berasal dari daerah pantai barat, kabupaten donggala. tempatnya di moua cafe, salah satu cafe kekinian di daerah tondo (gue bilang kawasan mahasiswa).

nah, karena gue udah ngerasain jadi asisten dia seharian. gue jadi kebiasaan ngebantu dosen yang membutuhkan bantuan gue. utamanya dalam pembuatan materi powerpoint biar mahasiswa yang di ajar itu tidak mengantuk. karena nando dikenalsedikit kekinian, mka nando mengisi power point dengan model saat ini. yeeee setidaknya gue gak ngantuk kalau belajar.

sedikit info ajah, gue ngelakuin ini untuk menambah penghasilan gue selama beberapa hari. untuk menjaga keuangan saya agar tetap stabil. berhubung gue masih bergelut dengan mirisnya hidup gue d daerah perantauan. heheheh nggak curhat, cuma sedikit bercerita yah guyss. dont leave me hahahaha

0 comments:

#SBlog: Makan Sushi Pake Makian

Hai guys,,
Back to my adily activity.
Now, gue ada di kampus. But, yang biasanya gue ada di perpustakaan, sekarang di ruang prodi antropologi. Yash, itu ruang jurusan gue. Gue akhir-akhir ini lagi senang kesini untuk mencari perhatian agar bisa lolos beasiswa. Hehehe sekarang gue pikir bahwa saatnya untuk nerima beasiswa. Kemarin-kemarin gue selalu memberikan kepada yang lain. Kepada teman-teman yang memang benar-benar Membutuhkan. 

Dua hari yang lalu gue PPL mata kuliah kewirausahaan. Gue mengangkat isi mengenai konsumsi masyarakat palu di era milenial. Yapss, dua hari penelitian membuat badan gue lelahnya minta ampun. Mengangkat isu yang begitu keras adalah hobi gue. Hehehe maklumlah, gue suka dengan hal-hal yang mengasah otak gue lebih keras. mumpung sebagai ajang nambah-nambah pengalaman untuk proposal skripsi. Kalau PPL soal kuliner pasti demi mendukung usaha tersebut, kita pasti harus membeli. Karena gue hanya punya modal mulut dan keberanian, so semua makanan di beli oleh teman kelompok gue. 

Tempat penelitian gue di sushibox palu. Rumah makan jepang yang menyediakan sushi dan berbagai jenis makanan jepang. Cocok banget dengan hobi gue dan keinginan gue untuk tau lebih banyak info tentang jepang. Beranikan diri untuk nanyain yang menurut gue itu rahasia perusahaan. But, karena kejebak dengan pertanyaan gue, akhirnya ia mau jelasin. Wkwkwkw

Tapi entah mengapa, seusai dari kegiatan PPL gue. Banyak isu yang berkembang terhadap gue. Ya memang saya salah, memberikan argumen yang menbuat mereka jenuh. Tapi stoplah berkata yang tidak-tidak kepada saya. Kan kegiatan PPL itu wajib kita ikuti. Gue di katain lah, dibilang bersandiwara lah. Hanya karena ada makanan sushi di depan gue, kan bukan berarti gue yang beli. Hidup nando kan selaludi traktir. Wkwkwkwk but terserahlah. Kalau pintar itu tidak pernahnkeluar dari mulut sendiri. Pastilah dia akan keluar dari mulut orang lain. Ibarat rumah, kepintaran kamu hanya sebatas pintu, yang ketika masuk anda tidak paham sekali terhadap dnding yang ada. Entahlah, mungkin hanya perasaan gue. (But ini bukan soal relationship, ini soal utang piutang. Wkwkwk)

0 comments:

#SBlog: ngehancurin tempat karaoke

hai guys,,
back to my daily activity blog.
hari ini gue mulai menulis di kampus, lebih tepatnya di ruan dekan fakultas ilmu keguruan dan ilmu pendidikan. terus, gue ngapain disini, selepas dari kegiatan ku di komunitas palapa, gue langsung ke FKIP untuk ngantarin kakak sepupu gue yang kebetulan dia adalah seorang dosen. namanya, ka fatma saudo, sepupu dari keluarga almh. mama. but, seperti udah jadi kebiasaan, setiap nemuin laptop kosong, gue nulis lagi tentang apa aja yang terjadi hari ini. alhamdulillah, kelas di komunitas telah usai, hari ini adik-adik di komunitas sedang ngecat baruga dan beberapa papan informasi yang akan di pakai sebagai media pembelajaran mereka.

but, terlepas dari itu, kemarin gue dari sebuah tempat yang enak tapi haram (hayo, apa hayo?). wkwkwk gue ke tempat karaoke, bersama beberapa teman-teman yang memang pada hari itu semuanya pada stress karena tekanan. taulah nando, kalau ada yang gratisan pasti nomor satu. peduli amat ngurusin orang lain ngatain gua, ahahaha. lumayan lah selama 2 jam, teriak-teriak gak jelas di dalam ruang karaoke. ada yang udah ngalahin suara agnes monica, gue udah ala-ala bang abdul dari idol, dan ada yang jadi penyanyi dangdut gagal yang cangkoknya ke arah indie (kan bingung gue).

gue hanya senang ajah, setelah dengan tekad yang kuat dan keberanian yang terkumpul. gue berani ngomongin tentang ide gue yang antimeinstreem. gue kepengen pameran tentang penelitian angkatanku di desa labuan toposo kec. labuan kab. dongala provinsi sulawesi tengah. gue beraniin diri gue untuk nyampein ke dosen langsung perihal kegiatan ini. dan ternyata, dosen sangat mendukung bahkan meminta untuk mempercepat kegiatannya. ini kegiatan gue pertama setelah gue udah break dari organisasi-organisasi yang berhubungan dengan keseharianku (selain palapa). but, menurut gue, kegiatan ini sangat menarik dan sangat menunjang kegiatan mahasiswa, so gue nekat untuk kembali ikut kegiatan ini. karena kegiatan ini pure kami yang buat, so tidak ada campur tangan dari pihak lain. wkwkwk


0 comments:

#SBlog: Kunjungi kota kecil, tapi spotnya keren banget

Hai guys,
Back to my daily activity.
Sekarang gue nulis tidak di mulai di perpus lagi, soalnya sekarang gue lagi di kabupaten mamuju utara provinsi sulawesi barat. Lebih tepatnya di kota pasangkayu, kota yang terkenal dengan pohon dan perkebunan sawit yang banyak terdapat di sini. Tujuan gue kesini bukan untuk liburan, melainkan menenangkan diri dari segala kepenatan di kota palu. Biasanya kalau udah kere minta ampun, pergi cari muka dulu untuk iseng iseng bantuin orang rumah (gue tinggal ama tante gue. Saudara almh. Ibu  gue). But, ternyata karena perjalanan yang memang jauh, capeknya itu kebangetan. Pantat udah gak berasa karena duduk lama di motor. Dan tiba di pasangkayu, gue udah malaman. So, pekerjaan di tunda besoknya.
Karena misi yang sangat kuat yang gue pegang teguh, apa ajah yang di suruh gue lakuin. Manusia tak tahu diri, wkwkwk nando mah udah biasa di katain gitu. Rata-rata teman juga nganggapnya gue gak tau diri, but terserahlah. Kok gue malahan curhat yah, wkwkwk. Literally, hidup itu jangan di anggap mudah, kalau mau mudah, gak usah gede. Noh, jadi anak anak aja, biar selalu hidup mudah. Next, gue nguras air tong ( kalau di kendari sa bilang tower), nyapu, nyuci pakaian dan bantu makan. Hahahaha
Padahal tante gue belum muncul. Dia masih di baras, sekitaran 1 setengah jam lagi dri pasangkayu. Yah masih jauh, dan entah dia datang atau tidak. Artinya gue berusaha nyari perhatian tapi tante gue, gue belum tau dia datang apa nggak. Ya udah lah yah, kerja ajah. Sapatau ia datang menyusul dengan kereta kencananya. 
Hal yang gue rindukan dari kota ini adalah makanan yang murah. Masih ada juga gue nemuin bakso 5000an porsi dewa. Yang dulu gue dapat di jaman sd gue doang. Nah, selain kulineran, keramaian juga jadi faktornya. Pasangkayu adalah kota yang masih sangat kecil dan terpencil, tapi jangan bilang soal spot kekiniannya. Di sini banyak banget, anjungannya ajah panjang bener ngalahin anjungan di losari ama di kota palu. But, semua tergantung dari penikmat. Saya kesini bukan untuk liburan sih, just for meet my family yang nge biayain kuliah saya. Udah kali saga jelasin di atas. Kota ini menjadi persinggahan saya ketika ada libur yang lumayan panjang dan lumayan lama (maksudnya hahaha).

                                             Salah satu view dari laut di kota pasangkayu

0 comments:

#SBlog: intens belajar bahasa asing

hai guys,
back to my daily activity Blog.
seperti biasa, saya selalu memulai tulisan  ini dari sebuah tempat ternyaman buat saya. but today, i'm jeoleus with person yang duduk disamping dan sekitaran gue. mereka penuh dengan keramaian. sehingga membuat kebisingan yang luar biasa di perpustakaan pastinya, saya merasa tidak nyaman. kalau mau dilihat, sepertinya mereka dari fakultas MIPA, entah apa yang mereka diskusikan. berbicara tentang dosen mereka lulusan perancis. but, i hate this conversation. perpustakaan kan untuk belajar, pastinya untuk menenangkan diri kan yah. terlepas dari itu, gue sedang asik membedah buku bahasa jepang. mencoba memahaminya dan mencoba menuliskannya dalam tiga bentuk penulisan bahasa jepang. there are katakana, hiragana, dan kanji. so sedikit demi sedikit lagi ilmu gue bertambah.
Kosa kataku dalam bahasa jepang udah mulai bertambah lagi. Asik yah, belajar bahasa jepang tapi teman gak ada yang paham. Terus tujuannya apa, hanya untuk mempersiapkan diri saya untuk mengejar student exchange. Itulah saya, selain aktif di dunia kerja online saya juga seorang scholarship hunter. Apa ajah di buru, sampe rasanya muka itu mesti kebal ngurusin berkasnya yang minta ampun. Berhubung karena gue kepingin ke negara asia timur, so gue belajar dua bahasa asing dari asia timur, yaitu korea dan jepang. Semoga saja pembelajaranku tidak sia-sia dan searah sesuai jalan yang saya inginkan.
Ditengah kebisingan anak-anak mahasiswa yang tak tahu aturan, gue hanya fokus bge baca bahkan sesekali nge blog untuk ngisi halaman ini. yah, tulisan ini gue tulisan hingga 1 minggu karena kesibukan gue di kampus. belum lagi gue pindahan kos. resiko anak rantau yang harus pindah kiri kanan cari tempat yang nayaman. sekarang gue udah pindah di dekat universitas tadulako. tidak jauh sih, sekitaran 100 meter dari gerbang untad. bisalah kalau jalan kaki ke kampus, tapi, itu baru sampai di gerbang untad. belum masuk ke lingkungan untad yang luasnya kebangetan. terlebih, kalau mau nulis mesti make komputer perpustakaan, karena gue gak punya laptop (miris). ia sih, mahasiswa jaman now tanpa laptop bagaikan makan sayur tanpa garam. tapi ya udahlah, namanya juga anak rantau, mungkin laptopnya masih merantau kali, wkwkwk.
selain bahasa jepang yang gue lagi perdalamai, bahasa belanda juga jadi bahasa yang gue pelajari (antisipasi belanda menyerang, wkwk). walau masih elementar, tapi setidaknya gue udah bisa lah paham mengenai beberapa pertanyaan, dan beberapa jawaban untuk memulai percakapan. serta, gue mulai bisa nge jelasin mengenai suatu hal dalam bahasa belanda. kalau mau di bilang bahasa belanda gue lebih intens dari pada bahasa jepang. bulan maret datang, ini tanggal ke 9 dan udah segitu intensnya bahasa belanda gue. semoga ajah cepat berkembang, soalnya bulan ini gue fokus untuk belajar bahasa belanda.
ik bedanken voor vrienden allemal
de tadulako of universiteit

0 comments: