MUDIK SEASON PART 3: halalbihalal kayak balas dendam ke guru SMA


Haii guys,
Setelah membahas teman pubertas, nah sekarang about teman-teman di masa menuju kedewasaan. But sedikit kecewa karena saat itu, classmate aku tidak ngadain acara apapun. Terpaksa di SMA itu saya hangoutnya bareng teman-teman osis. Yah, saya memang lebih banyak ngehabisin waktu bareng teman-teman osis. Agendanya, lebih parah daripada yang lain. Pake acara foto di studio biar kekinian (usulan nando). Belum lagi keliling kendari bak konvoi geng motor yang tidak karuan. Katanya silaturahmi dirumah guru, tapi rasanya seperti bakalan rusuh di rumah guru. Serupa dengan balas dendam dengan kesusahan yang kita alami selama SMA wkwkwkwk.
Agenda pertama itu ke studio foto bareng. Kita ke studio untuk punya foto ajah di wall ruang osis sekolah. Soalnya diangkatan kita, kita belum punya foto itu sampai sekarang (hukum karma ngejatuhinn foto osis sebelum kita). Pakai pakaian warna hitam dan ceweknya hitam gold serasa pergi kepemakaman (chooyy). Udah disusun jauh-jauh hari sebelum teman-teman dari luar kota memutuskan mudik. Dengan segala gaya yang kta eksplore udah ngalahin model-model kampungan seperti kita. Segala macam properti di angkut, walaupun berbeda tema. Sebenarnya bingung, kita foto yang kita tentuin ajah Cuma kostum. But, temanya gak ada yang tahu, alhasil foto grup seperti taman  bunga yang keinjak.
 Nah, karena kita banyak tuh, jadi kita memutuskan untuk kerumah-rumah guru kita. Yang paling utama adalah kerumah salah satu guru idola di SMEA, yang sekarang menjabat kepala sekolah. Kerumahnya untuk bertamu, namun sayangnya karena kepala sekolah punya banyak tamu, kita tetap bertamu namun duduk sendiri di ruang keluarga (sebenarnya biasami). Sebelum kita memutuskan berfoto distudio, saya terlebih dulu meetup bareng teman gila selama di sekolahan. Ada Meli (sekarang Kuliah di UNY), Atun (mahasiswi UHO), didi (bapak manager muda) sama si Ai (manusia yang saya temui di SMP juga). Banyak kejadian lucu yang sampai sekarang masih teringat.

Kita ngumpulnya dirumah mely (baju kuning). Kita terima beberapa oleh-oleh dari jogja.  But, oleh-oleh gue, gue lupa berikan ampe sekarang. Keseruan kami tidak terbatas atas itu saja, kita memutuskan untuk hangout  kesebuah mall di kendari. Berhubung semua dalam keadaan lapar, maka kita makan di sebuah warung makan (sebenarnya restoran) dan memutuskan untuk di traktir sama didi sang bapak manager muda. Namun, karena terjadi permasalahan dengan jaringan atm saat itu, kredit cardnya tidak bisa digunakan dan terpaksa harus nanggung malu untuk ngumpulin uang di sebuah antrian yang lumayan rame karena didi tidak punya uang cash. Mirisnya, meli memesan bakso (saya lupa bakso apa intinya bakso khas dari restoran itu). Udah lama menunggu untuk mengambil makanan, ternyata ada kejadian aneh yang terjadi pada makanan meli, yaitu baksonya tidak pake mie (alias pentol doang). Akhirnya meli meminta mie dari didi  yang memesan bakso juga namun beda paket. Terus muka meli itu polos banget, makanya seharian meli doang yang jadi bahan tertawaan.




Sayangnya, ai saat itu tidak ikut, karena mesti ikut ke acara lain (ngalahin artis jadwal hangoutnya). Nah, karena ini keseruan dari semua meet up saya selama mengisi liburan lebaran yang ditinggal ama kakak ke ambon. Buat kita mahasiswa yang sedang merantau itu wajib hukumnya ngehadirin acara-acara yang dibuat teman-teman. Biar tidak dibilang sombong atau apalah itu. Dan kita mesti siap-siap ajah make dana tambahan untuk mereka. Karena ini hanya sekali dalam setahun.
Keep spirit yang udah mau ngerencanain mudik dilebaran tahun ini (inshaallah umur panjang). Semoga sukses semua acaranya...
Berikan kepuasan kepada teman kita, mungkin ajah rindu yah kan (ngarep)..

0 comments: